KotolalangNews - Kelurahan Koto Lalang kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong transformasi digital di tingkat kelurahan melalui kegiatan Pelatihan Update Website Kelurahan yang dilaksanakan pada Senin, 5 Januari 2026. Kegiatan ini difokuskan pada pengelolaan dan pembaruan website resmi kelurahan kotolalangnews.com, yang dikemas menyerupai portal berita sebagai media publikasi aktivitas masyarakat dan pemerintahan kelurahan.
Pelatihan yang dimulai pada pukul 16.30 WIB dan berakhir pada 18.15 WIB tersebut dibuka secara resmi oleh Lurah Koto Lalang, Bapak Irsyad Hardani. Dalam sambutannya, Lurah menegaskan bahwa digitalisasi informasi merupakan kebutuhan mendesak di era keterbukaan publik dan pelayanan berbasis teknologi.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua LPM Kelurahan Koto Lalang, Bapak Basrul, Ketua Forum Nagari, Bapak Maulana Sardi, serta peserta pelatihan yang merupakan perwakilan dari berbagai unsur masyarakat, di antaranya RT/RW, PKK, Posyandu, MDTA, BKS, dan unsur kelembagaan lainnya. Kehadiran lintas unsur ini diharapkan mampu memperkaya konten dan memperluas jangkauan informasi yang dipublikasikan melalui website kelurahan.
Dalam sambutannya, Lurah Koto Lalang, Irsyad Hardani, menyampaikan bahwa website kelurahan bukan sekadar media informasi, tetapi juga menjadi wajah digital kelurahan di ruang publik. “Melalui website ini, seluruh aktivitas, program, dan potensi masyarakat Koto Lalang dapat terdokumentasi dengan baik dan diakses oleh masyarakat luas. Semakin banyak pihak yang terlibat, semakin hidup pula website kita,” ungkapnya.
Senada dengan hal tersebut, Ketua LPM, Basrul, menilai pelatihan ini sebagai langkah strategis untuk memperkuat partisipasi masyarakat dalam pembangunan. Menurutnya, publikasi kegiatan melalui media digital akan meningkatkan transparansi serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap program-program kelurahan.
Sementara itu, Ketua Forum Nagari, Maulana Sardi, menyampaikan harapannya agar website kelurahan dapat menjadi ruang kolaborasi antar unsur masyarakat. “Forum nagari sangat mendukung kegiatan ini. Website kelurahan bisa menjadi arsip digital sekaligus sarana edukasi dan inspirasi bagi masyarakat, khususnya generasi muda,” ujarnya.
Kegiatan pelatihan ini menghadirkan Yuhefizar, dosen dari Politeknik Negeri Padang, sebagai narasumber. Pelatihan ini merupakan tindak lanjut (follow up) dari kerja sama yang telah terjalin antara Kelurahan Koto Lalang dan Politeknik Negeri Padang dalam pengembangan kapasitas digital kelurahan.
Dalam materinya, Yuhefizar memberikan pembekalan teknis terkait cara mengupdate konten website kelurahan, mulai dari penulisan berita, pengunggahan foto, hingga pengelolaan kategori berita. Selain itu, peserta juga diperkenalkan dengan konsep dasar jurnalisme, khususnya prinsip 5W + 1H (What, Who, When, Where, Why, dan How) yang harus dipenuhi dalam setiap pemberitaan agar informasi yang disampaikan akurat, jelas, dan bernilai informatif.
Menurut Yuhefizar, digitalisasi kelurahan bukan hanya soal teknologi, tetapi juga soal budaya menulis dan mendokumentasikan kegiatan. “Website kelurahan akan hidup jika diisi secara konsisten. Pelatihan ini adalah langkah awal, dan ke depan perlu ditingkatkan agar kualitas konten semakin baik dan berkelanjutan,” jelasnya.
Salah satu peserta pelatihan, Weni, menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat dan membuka wawasan baru. “Selama ini kami melakukan banyak kegiatan, tetapi jarang dipublikasikan. Dengan pelatihan ini, kami jadi tahu bagaimana cara menuliskannya dengan benar dan membagikannya ke masyarakat luas,” ujarnya.
Testimoni serupa disampaikan oleh Putrii, peserta lainnya, yang merasa lebih percaya diri untuk terlibat dalam pengelolaan website kelurahan. “Pelatihannya mudah dipahami dan langsung praktik. Saya berharap ke depan website Koto Lalang bisa lebih aktif dan menjadi rujukan informasi bagi warga,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, Kelurahan Koto Lalang menegaskan langkah awal menuju pengelolaan informasi kelurahan yang transparan, partisipatif, dan berbasis digital. Pelatihan ini diharapkan menjadi fondasi untuk kegiatan lanjutan yang lebih mendalam, sehingga website kelurahan benar-benar menjadi media strategis dalam mendukung pembangunan dan pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.